Siapa bilang punya blog itu simbol narsis (memuji diri sendiri berlebihan) ?. Sudah sifat alami bahwa konsep digital melahirkan gagasan-gagasan menarik bagi peng-gila-nya. Individu yang memiliki blog rata-rata mudah memiliki kemajuan dalam beropini, kritis dan fair dari proses sosial yang dilakukan di internet. Walaupun tidak ada data secara statistik tentang pernyataan saya ini. Mereka berani mengedepankan kejujuran ketika kesalahan dilakukan, mereka berani mengakui kelemahan diri sendiri serta kemajuan tetangga sebelahnya (teman blog) dan belajar dari kesuksesannya.
Itulah individu. Mereka tidak mempunyai tekanan apapun. Karena murni ingin menyalurkan opini atau curahan hati seperti yang ditulis Mas Agung. Tapi apa yang terjadi ketika budaya blog ikut digunakan oleh para pelaku usaha?

Bagi pengusaha yang sudah memahami konsep blog, blog dianggap sebagai budaya yang “buka-bukaan”. Kalau memang produk/jasa yang dimilikinya berkualitas, mereka tak segan-segan menggunakan blog sebagai armada virtualnya untuk membangun jaringan bisnis mulai dari calon prospek sampai ke pelanggan loyal. Tapi ada pula yang tidak berani, alasannya, para pengusaha itu takut aibnya justru terbongkar di blognya sendiri bila terjadi pengalaman negatif terhadap produk/jasa-nya.
Maaf saja bila tulisan ini terasa berat ulasannya dengan pembahasan budaya blog untuk pengusaha. Tapi inilah realitanya. Seorang blogger harus keluar dari “sarangnya” kalau mau mengembangkan kemampuannya. Istilah barat-nya “Out Of The Box”.
Mempresentasikan konsep blog secara man to man kepada kalangan pengusaha adalah suatu tantangan yang menarik bagi blogger pemula. Di titik inilah awal kemampuan kita mulai diasah untuk menjadi seorang konsultan blog.
Agar nyali Anda tak ciut ketika mendengar kata “pengusaha”, pengusaha disini kita artikan saja sebuah badan usaha, individu atau kelompok yang memiliki usaha. Di Indonesia sendiri, istilah untuk individu atau kelompok yang memiliki usaha disebut sebagai UKM, Usaha Kecil Menengah
Sebagai permulaan, beberapa waktu lalu saya coba membidik kalangan individu yang memiliki bisnis keluarga. Kalangan ini masih memiliki prospek bagus untuk menggunakan blog. Saya coba memaparkan gagasan yang memadukan antara konsep bisnis yang dijalaninya dengan konsep blog itu sendiri. Penerapan konsep blog ini menitik beratkan pada menciptakan faktor kali sebagai pengembagan bisnisnya.
Pendekatan yang lakukan ketika itu adalah tidak langsung menjelaskan apa itu konsep blog. Ingat, tujuan menggunakan blog berbeda-beda pada setiap usaha. Untuk perusahaan besar, tujuannya adalah untuk menciptakan branded. Baik itu kesan baik atau buruk yang dirasakan ketika menggunakan produk/jasanya, semua bisa didiskusikan secara terang-terangan pada sebuah blog. Sedangkan untuk usaha kecil, budaya blog dapat dimanfaatkan sebagai penunjang popularitas produk/jasa yang mereka tawarkan.
Nah, dari celah inilah saya mendapat kesempatan untuk menjelaskan bagaimana menggabungkan konsep budaya blog pada usaha mereka.

Secara terang-terangan saya jujur kepada mereka bahwa target penerapan konsep blog pada usahanya tidaklah muluk-muluk. Pada tahap awal saya menargetkan agar usaha mereka dapat dikenal sebagai bisnis yang memanfaatkan teknologi pada usahanya. Ini juga menjadi salah satu nilai tambah bagi bisnis yang dijalankan.
Konsep marketing yang terjadi di dunia usaha saat ini mengalami kemajuan yang menakjubkan. Era Web 2.0 telah membuat interaksi di internet jadi lebih menarik. Banyak ide-ide baru yang dibangun dari era itu. Kini konsep marketing bukanlah berisi target-target penjualan yang tak bisa membuat nyenyak tidur para pelaku usaha dengan target-target besarnya. Konsep marketing sekarang bisa dilakukan secara menyenangkan dengan perpaduan konsep sebuah blog tanpa mengesampingkan target itu sendiri.
Blog bukanlah sebuah situs web yang membutuhkan kemampuan khusus dalam pengelolaannya. Blog membantu perusahaan untuk menangkap ide-ide menarik dari interaksi yang dihasilkan dalam sebuah blog. Blog sebagai alat riset dalam pengembangan produk/jasa yang diambil dari umpan balik pelanggannya.
Sebagai tambahan, blog memperlakukan konsumen bukan sebagai objek penjualan. Terlebih lagi blog menciptakan hubungan keakraban antara pengusaha dan pelanggan.
Akankah budaya blog yang berkualitas banyak mewarnai dunia usaha di Tahun 2009?




{ 49 comments… read them below or add one }
Hmmm…masih hangat rupanya!!
Sangat menarik artikelnya Mas Wawan.
Saya menangkap ada analisa yang cerdas di sini. Kombinasi harmonis antara pengusaha dan blog dengan konsep marketing persuasif. Sebuah strategi marketing revolusioner abad ini.
Mudah-mudahan kedepannya para pengusaha lebih melek ternologi internet sehingga interaksi antara konsumen dan produsen lebih intens dilakukan. Ini tentu menguntungkan bagi kedua belah pihak.
KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis dan Info Pendidikan
@Umar Puja Kesuma
Penampilan barunya luar biasa. Sangat mengesankan. Semoga menjadi nilai tambah bagi BISNIS anda Mas!
@Umar Puja Kesuma
Sayangnya Konsep Blog untuk Marketing jarang ditemukan di kampus-kampus. Bahkan belum.
Blog ini tetep masih butuh kritik dan nasehat dari Pak Guru lho..
Setuju mas, gimana kalo produk lokal yang punya potensi ekspor sperti furniture, handicraft dll kita ajak kerjasama. Kita buat blog yang mewakili mereka berbicara tentang indonesia, perkayuan, furniture dll. Pengalaman saya tahun 2001, perusahaan saya bekerja punya web Furniture (tapi gak punya barang gampangannya makelar). Lalu saya promosikan dan Alhamdulillah Ekspor ke Canada dan beres dengan cara pembayaran L/C.
@zams Ah, bagus tuh Mas..Action-nya :
1. Data dulu usaha yang layak dipromosikan (segi kualitas barang)
2. Pikirkan konsep content web yang bisa mendongrak penjualan (apakah seperi ebay, deskripsi detail produk atau seperti content alibaba.com)
3. Buat SOP promosi (Optimize SEO), SOP pemesanan (pangsa pasar dalam dan luar negri) dan SOP Pembayaran (L/C, Paypal)
Sepertinya MAs ZAm sudah berpengalaman untuk bidang bisnis seperti ini. Sayang kalau tidk dipraktekan Mas..O iya..sekalian kita terapkan sales leter pada content ya.. :)
Prediksi saya blog akan makin marak dipakai di dunia usaha. Sebab blog lebih fleksibel dan egaliter.
Jadi teringat cerita MasHengky di blognya saat diminta sarannya oleh seorang klien. MasHengky lebih menyarankan untuk memebuat blog dibanding situs web.
Salam ACTION!
@zams
Jadi ingat yang dilakuakn Betti Alisjahbana. Lewat qbheadlines.com-nya dia juga menjadi perantara bagi industri-industri kecil untuk memasarkan produknya ke luar negeri
Wah mas zams konsepnya bagus tuh ya,berusaha memperkenalkan & memasarkan produk industri kerajinan lokal keluar. Mungkin kalo boleh menambahkan sedikit berdasarkan pengalaman pribadi industri pariwisata masing” daerah kita juga belum maksimal di sosialisasikan ya mas, jangankan keluar negeri, bahkan untuk domestik saja masing” daerah masih kurang sekali memperkenalkan potensi pariwisata mereka :),
Semoga ditahun 2009 dengan makin maraknya bloging para pengusaha dunia pariwisata bisa memperkenalkan & menarik para wisatawan asing ke negara kita ya mas, bukan hanya membawa warga negara kita keluar :)
-salam action-
@Joko Susilo
Semoga ya Mas Joko..Terimakasih sudah mampir..
@zams
Ayo Mas Zams..Sudah udah dikasih semangat sama Mas Joko tuh..
@Ricky Nova
Sepertinya begitu Mas Ricky..
@Wawan Purnama
Iya mas satu-satu dulu. Potensi indonesia harus diexplore.
blog pastinya penuh dengan banyak manfaat.
bagi siapapun juga yang merasakannya
pasti akan membantu dalam segala hal.
=======================
bukankah kepuasan batin yang membuat kita
merasa kerasan dimanapun kita berada.
======================
waduh bicara apa ya
salam sukses ya
@rekanbisnisku
Salam sukses juga Mas Firdaus..
mas Wawan… keluar dari permasalahan… ini themes iNove 1.2.3 kan… thread comentnya aktifin lagi mas… lebih flexible….
Dengan segala kemudahan di dalam blog, maka pengusaha akan melirik blog dan menjadikannya salah satu front line pasukan marketingnya.Salam kenal mas.
Mas Wawan, setuju sekali postingnya. Sekarang saatnya para pengusaha untuk go to blog. Karena blog sarana yang sangat efektif, disamping bisa mendongkrak penjualan, blog juga akan meningkatkan kredibilitasnya. Salam.
akur aja… blog memang lebih komunikatif dibanding web. beberapa perusahaan sekarang juga cenderung memformat webnya seperti blog. web atau blog untuk pengusaha, akhirnya kembali ke pilihan masing-masing..
@Wawan Purnama
Saya malah pengen kasih seminar gratis internet marketing ke kampus, cuma masih belum kuat neeh powernya! Income masih kurang untuk bisa dikatakan proff. Why? karena saya suka berbagi, hehehe
Bicara soal BLOG + DUNIA USAHA, saya jadi teringat permintaan seorang kawan untuk mengisi materi seminar blogging for business yang diperuntukkan bagi pengusaha kerajinan tas dan koper di tanggulangin sidoarjo.
Cuma kok heran mpe sekarang ngga ada kabarnya lagi. Apa karena saya kurang dipercaya ya? hahaha..
Yang jelas, ketika kita bisa memadukan sebuah konsep dunia maya + dunia nyata (red.blog dalam dunia usaha), hasilnya bisa sangat powerfull. Saya semakin yakin setelah kemarin baru saja berinvestasi lagi untuk ilmu online store business…
Nice Post mas wawan.! Thumbs up for you!
maaf baru bisa mampir mas wawan…
saya kira blogging tetaplah menarik sekali sebagai media backup dunia usaha….dengan berbagai kemudahannya, blogging pun tetap dapat selalu memperkaya informasi yang mungkin belum pernah kita dengar…Dunia usaha Offline dan online) akan lebih powerfull bila ditambah blog sehingga dapat langsung berinteraksi dengan sangat cepat dan transparan…
Salam, oh ya, thx atas trekbeknya mas wawan…
Sukses selalu untuk mas wawan…(thx dah dapet ilmu lagi…hehehhe)
ulasannya menarik mas
tapi kalo dikalangan teman2 saya and dikalangan kampus
orientasi blog bukan kaya diposting ini
-_-
emang harus sedikit usaha untuk perubahan ya ^_^
nice post
glad to be here
@madhysta
Setelah update ke 2.7 ternyata thread commentnya memeang berbasalah (tdk bisa aktif) belum dicoba lagi. sudah konsultasi sama Mas Agung..
Iya betul Inove. Kita sama kan Mas Mady
@Rully Nugraha
berhasil atau tidaknya blog di gunakan untuk armada marketing virtual tergantung dari para blogger juga lho Mas..Slam kenal juga Mas Ruli..Blog-nya keren Mas..seperti themes Mas Arif waktu pertama kali
@sumartono
Ya begitulah Mas Sumar..kredibilitas memang mutlak diperlukan
@onabunga
Setuju Mbak Ona..aduh, blum main lagi nih ke blog Mbak Ona
@Arief Maulana
Pasti bisa Mas..ga usah semeninar. Kalau Mas Arif ada kenalan sama dosen yang mata kuliahnya berbau ekonomi/pemasaran, mas minta waktu sama dia beberapa menit. untuk presentasi sedikit didepan kelasnya. Dengan begitu dukungan akan lebih mudah diperoleh pihak kampus dan calon prospek peserta..Saya sedang melakukan itu lho Mas (buka rahasia nih) TApi temanya “BRanding By Blogging”
@Arief Maulana
Kapan Mau seminar di Jakarta? saya punya tempat gratis..memang perlu sedikit perjuangan Mas..namanya juga hal baru..
@Agung JAtnika
Yes..bisa saling belajar ya MAs..Dapet ilmu + dapet temen + dapet :)
@andriristiawan
Orientasinya masih cuma “gw bikin blog cuma buat suka-suka gw aja kok”. Ga apa Ndri..lama-lama juga akan paham kok..kalau blog itu ga hanya sekedar nulis..Salam kenal Ndri..Oo Andri ini Gamers toh rupanya..
@Wawan Purnama
mampir lagi mas wawan, hehehe…oh ya, ada postingan baru mas…as you wish…
Salam…
benar-benar fantastic….eh ada saran buat blog tradisional ana..? mohon masukannya….
@Wawan Purnama
WP Thread Comment di uninstall/delete dulu, lalu di install lagi, aku dah coba kemaren juga bermasalah….
Tepat mas….!
Contohnya pengusaha gula jawa sekarang bikin blog untuk produk branding.
seneng rasax bisa ada di sidebar teman bloger.
ada teh hangat mas
@Agung JAtnika
OK..thx untuk infonya
@hade
Sukses untuk gula jawa-nya ya Mas..
@rekanbisnisku
Belum dimasak air panasnya..tunggu dulu ya..
Mas wawan, boleh suatu saat nanti direpotkan ama saya(bertanya maksudnya)
Lha kok pada pesan teh to? memangnya warung tegal?
@rekanbisnisku O.gitu toh.. Ok…dengan senang hati..Si Matt pendiri WPress aja Rela berbagi ilmu..
mantap mas, penggabungan antara blogging dengan bisnis offline itu kan punya leverage yang sangat besar danpotensinya pun hebat.
ini seperti yang dilakukan pak tung yang seminarnya pun juga selalu di promo kan lewat situsnya dan lewat followup email.
Artikel yang sangat menarik untuk saya yang sangat baru di dunia blogging mas…saat inipun saya sedang berusaha menggabungkan bisnis saya yang”offline” dengan konsep marketing online lewat blog…hehehe meski msih gratisan, saya Ferdy mas…salam kenal.
sepertinya siapa yg merangkul blog bakal lebih melekat di pasar?
@dani
Benar. Tapi pelaku usaha belum sadar. alahan Blog dianggap aktivitas yang membuang-buang waktu..terimakasih kunjungannya Mas..Salam Kenal
tp mungkin jg kekhawatiran blog dgn sistem komentarnya yg terbuka malah merangsang banyaknya keluhan atas layanan mereka :(
atau perusahaan tersebut merasa tdk perlu branding berlebihan lg..cukup menjaga alur distribusi aja.. :D salam kenal jg
@dani
Banyaknya keluhan juga bisa dijadikan senjata ampuh untuk membangun branding. Kalau bisa memanfaatkannya lho..
Contoh, dalam suatu cerita, Bob sadino seorang pengusaha Indonesia pernah secara sengaja meletakan telur busuk di keranjang customer cerewet. Beberapa waktu kemudian ibu itu complain kepada supermarket milik Om Bob. Nah..kesempatan ini dimanfaatkan oleh Om Bob untuk mengirim lebih banyak lagi telur kerumah costomer tersebut..
Bisa ditebak. Disitulah terjadi kepuasan pelanggan. Efek branding Supermarket KemChik di daerah Kemang jadi terbangun dari mulut ke mulut..
Siapapun menyarankan blog lebih baik tidak menggunakan moderasi. Baik atau buruk yanggapan orang, ya itulah tantangan kita..
O iya..Blog Mas Dani di Moderasi ya? Komentar saya belum muncul soalnya..
betul sekali.,saya sudah merasakan manis dan getirnya dari blog,dan kini saya akan mencoba keberanian dengan ilmu yg saya rasa belum cukup,utk memberikan seminar2 ke sekolah2 mengenai internet marketing,dgn memanfaatkan sebuah blog.,.,
mohon maaf sebelumnya ya mas wawan saya minta izinya utk mencantumkan alamat blog saya ,dgn tujuan utk memotivasi para blogger lain,dan juga diri saya.,.masak blog saya yg biasa az bisa,kenapa yg lain tidak.,.,
http://egadged.blogspot.com
thank for your information