Beli barang digital jangan kayak beli cabe di pasar ya. biar kata selisih sedikit atau malah lebih mahal mending pilih mahal tapi memuaskan.
Ada hal mendasar yang banyak dilupakan sama pembeli. Beli barang itu ga serta merta membeli fisik barangnya. Ketika terjadi kesepakatan harga dalam transaksi kelak akan timbul yang namanya jalinan persahabatan antara penjual dan pembeli. Contohnya gini, yang lagi rame di bicarain di blognya Joko Susilo yaitu tentang cara verifikasi Paypal menggunakan bank lokal .
Kata orang verivikasi di bank lokal lebih murah dari beli VCC-Indonesia (Rp. 175.000). Anggaplah teman-teman memutuskan untuk verifikasi pakai bank lokal atau kartu kredit.
Yang namanya internet pasti memiliki 1001 masalah, nah kalau teman-teman verifikasi Paypal dengan bank lokal murah lalu kalau ada masalah kembali ke bank bersangkutan. Pertanyaan besarnya adalah :
Apakah Pegawai bank itu menguasai secara mahir permasalahan Paypal dan bisnis online?
Apakah pegawai bank itu memiliki ilmu yang bisa kita serap biar kita tambah jago menggunakan PP?
Plis deh, jangan gelap mata sama kemudahan sesaat, padahal masalah itu akan selalu mengintai.
Saran saya bila memutuskan untuk membeli apapun dari pedagang, pilihlah dari pedagang yang spesialis di bidangnya. PERCAYALAH, UANG YANG DI KELUARKAN tak sekedar bisa membeli barang saja. Tapi akan membentuk pertemanan, join venture bahkan saling sharing ilmu antara pembeli dan pedagang.
Tulisan ini bukan opini saya aja. Ini nyata. Kenapa orang tetap menunggu saya berhari-hari padahal toko service komputer hanya berjarak 100m dari rumahnya. Karena dia PERCAYA dan PUAS..
Maaf bukan promosiin atau cari muka sama Mas Hengky sebagai dealer VCC yang berharga Rp. 175.00. Tujuan artikel ini murni agar pembeli juga sadar akan masalah-masalah yang mengintai di depan.
Bukankah pembeli juga ingin semakin pintar?




{ 11 comments… read them below or add one }
+1 gan.. link ke saya dong wkwkwkwk
@mh, Tar ta link ulang ke artikel..whewhe
ada harga ada mutu dong betul ?
@Arief Rizky Ramadhan, ada harga ada bersahabatan..nyambung ga tuh
Hmmmm…ada aroma persaingan pasar rupanya.
Semoga ini menjadi peringatan dini bagi para pemilik paypal.
@Umar Puja Kesuma, saya ga bahas ttg persaingannya Mas. Cuma tolong “Pembeli di pintarkan” dengan pertimbangan resiko ke depan
bayar dua kali lipat untuk beli setengahnya…itu kualitas…
@Triagung.com, Maaf Mas..belum mudeng nih..
Setuju ! Harga itu relatif, yang penting kualitas yaaaa…
@Wiwin, Yoi..wah kemarin kita meeting di joogja, lupa bilang Mbak Wiwin nih
@Wawan Purnama, gpp.. palingan waktunya juga bentrok :-) *ngira2 sendiri*