Pertama kali internet ini diperkenalkan oleh Tim Berners- Lee, pengguna internet hanya dapat melakukan browsing untuk mencari informasi. Masa inilah yang dinamakan era Web 1.0.
Beberapa waktu era itu ada, dunia internet dikejutkan oleh terobosan-terobosan baru dari para manusia-manusia muda yang memudahkan konsep untuk berkomunikasi secara interaktif.
Sebut saja Yahoo, dengan program Yahoo Masengger-nya, Chad Hurley dengan Youtube-nya, Fiendster dan Facebook yang keduanya didirikan oleh beberapa mahasiswa muda. Bahkan blog yang kita gunakan ini pada nantinya bisa dibilang sebagai bentuk konsep interaksi terakhir di era Web 2.0 ini.
Di era berikutnya blog akan mengalami perubahan-perubahan besar pada konsepnya.
Lalu bagaimana perkembangan era Web 2.0 selanjutnya? akankah terus mengalami penambahan konsep interaksi yang menakjubkan?
Untuk menambah pengetahuan Anda, silahkan masukan kata kunci “Web 3.0″ di search engine Google. Disana kita akan menemukan pandangan-pandangan tentang era kemunculan dari era Web 3.0.
Ada yang beranggapan pada era tersebut objek bisa dihadirkan secara 3 dimensi pada sebuah halaman internet. Bahkan ada yang beranggapan juga era Web 3.0 memungkinkan aktivitas blogging seperti game online.
Bisa saja diri kita akan mudah muncul secara tiga dimensi seperti foto bergerak dalam pigura di film Harry Porter. Sehingga interaksi antar sesama manusia di internet jadi semakin seru..
Penting untuk diketahui, “bahwa saya sendiri mendefinisikan Web 1.0, Web 2.0 dan Web 3.0 bukan sebagai teknologi”.
Era Web merupakan perwujudan dari konsep interaksi manusia yang dapat dilakukan di internet.
Apapun era-nya saya kira tak menjadi soal. Bagaimana kemunculan era Web 3.0 nanti dapat berguna bagi kita dalam hal monetizing blog, itu tergantung juga pada bagaimana kesungguhan kita memanfatkan dan menggunakan internet di masa-masa sebelumnya.
Blogger mempunyai tugas yang mulia. Yaitu membimbing pelaku usaha untuk menghadirkan budaya baru dalam bisnis online mereka. Buka pandangan mereka bahwa budaya blog akan membuat perkembangan usaha mereka ke arah positif.
Mendampingi para pelaku bisnis offline untuk berinteraksi di dunia maya sebagai budaya baru dalam pola bisnis mereka, membutuhkan niat dan keuletan yang kuat. Membuka mata mereka lebar-lebar bahwa di internet hampir semua kegiatan bisnis dapat dilakukan oleh semua kalangan.
Selamat datang gosip era Web 3.0…
Kira-kira apa prediksi Anda tentang fitur-fitur baru yang bisa mendukung interaksi manusia di dunia maya pada era Web 3.0?




{ 13 comments… read them below or add one }
Menarik sekali Mas Ulasannya.
Semoga terobosan-terobosan baru itu segera hadir!
Tapi yang jelas dan pasti adalah: Bagaimana menjadikan akses internet semakin murah di Indonesia agar lebih banyak orang yang bisa menikmati era Web.3.0
NB: Ada yang hangat mas!
KLIK BISNIS GURU : Your Partner Success
@Umar Puja Kesuma
Ah telat..sebelum info ini datang..saya sudah berkomentar di blog sampeyan..
Akses internet murah? Mmm..Undang-undangnya sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR (alasan basi) haha..
Yang pasti terobosan2 itu akan lebih memudahkan kita sekaligus membingungkan saya, orang Jawa bilang kepunthal-punthal….
Waduh, topiknya high-tech, kudu menteleng bacanya. Ayo maju terus… Pa kabar mas Wawan? Lama tidak saling menyapa, sedang re-org rumah bisnisnya toh?
Web 3.0 masih berupa konsep.. mudah2an dalam waktu dekat dapat teralisasi, dan kita sebagai pengguna akan dimudahkan oleh fitur2 baru, pelengkap dari teknologi yg ada sebelumnya
Walopun saya pernah baca di media cetak informasi ini, tapi setelah mas wawan ulas, jadi semakin mencerahkan buat saya dan kita semua.. Trims
@madhysta Haha..Saya lebih senang bantu orang bingung Mas. Bingung = pingin tau tapi ga tau.. Dari pada orang yang ga tau apa-apa ga mau tau apa-apa juga. Tapi dia mau sukses..
O iya saya sering mampir ke blog Mas Mady..Hebat euy rutinitas tulisannya..Itu suatu awal yang bagus Mas, buat jadi blogger profesional..
@Yanti Suud
Pelan-pelan Bu bacanya..informasi seorang blogger harus terupdate kan?
Alhamdullilah, Load orderan lumayan bertambah. Sayap bisnisnya lagi berkembang nih Bu..Apa kabar juga Bu Yanti..?
@jpurnomo
Sebenarnya artikel ini masih “dangkal” Mas. Belum bisa mengupas terlalu jauh. Takut malahan jadi ga berguna. Saya sendiri tertarik untuk ngebahas “Konsep Simantic Web”..
bagi pemula seperti saya artikelnya sangat bermanfaat mas..
Terima kasih..
Kalo menurut saya…internet tetap hanyalah sebagai alat bantu manusia untuk memudahkan melakukan sesuatu dengan mengefektifkan dan mengefisiensikan waktu, tenaga, biaya sehingga sgalanya menjadi lebih simpel. Tetapi tidak mengggunakan internet sebagai alat untuk mencari uang dengan segala cara….So, dengan teknologi apapun tetaplah manusia sbg authornya yang memegang peranan penting mau dibawa kemana arahnya…
Salam….Tulsiannya maskin mantap dan menginspirasi mas…thanks yaa…
@tetenw
Kita semua pemula Mas teten..
@Agung JAtnika
Kesimpulannya… “Man Behind The Gun”..
Semakin menjanjikan dunia internet ini
{ 1 trackback }