Masuk Ke Daerah Terlarang Pembaca (Seri Copywriting)

by Wawan Purnama on 13 January 2009

..Silahkan saja bila Anda mengartikan tulisan paling atas sebagai Judul… Tapi saya lebih suka mengartikannya sebagai intro..

Saya lebih suka memanfaatkan intro sebagai pembuka ide tulisan. Begitupun lagu. Intro akan memudahkan penciptanya untuk memilih syair beserta nada agar mudah diresapi hati pendengarnya. Hanya saja penggunaan intro kali ini lebih berfokus pada belajar menciptakan copywriting yang menarik perhatian pembaca..

Walaupun sebagian besar copywriting banyak dimanfaatkan untuk membuat tulisan blog atau menciptakan sales latter sebuah produk, baik dijual secara online atau distribusi langsung (offline), tapi untuk mencoba kemampuan kita kali ini tak ada salahnya secara bertahap kita menggunakan copywriting untuk tulisan blog yang bertujuan mengajak pembacanya melakukan sesuatu. Apa dan bagaimana tentang copywriting  bisa Anda temukan pada artikel sebelumnya.

O, ya..saya berharap Anda menterjemahkan arti tulisan copywriting pada tulisan ini sesuai dengan tujuan anda masing-masing. Seperti manfaat copywriting yang saya jelaskan diatas. Karna sepanjang tulisan ini saya akan terus menggunakan kata “copywriting”.

Kenapa copywriting itu bisa disebut menarik atau bahkan menghasilkan jutaan rupiah?

Karena saya sebagai newbie yang berniat menekuni profesi copywriting blog, maka saya akan menjawab pertanyaan itu dari kaca mata pembaca, bukan menjawab layaknya dari sang ahli.

Ini yang saya rasakan ketika membaca sales later Mas Joko dan Mas Lutvi..

  1. Saya merasa pengalaman yang pernah dilaluinya (pemilik produk) sama dengan kenyataan/jalan hidup yang pernah kita alami dahulu atau sekarang. Lalu,
  2. Produknya memberikan solusi untuk permasalahan yang saat ini saya alami. Intinya dia tau apa yang saya inginkan.

Ya.. kedua perasaan yang saya alami itu secara langsung melekat pada benak saya sebagai sebuah pruduk yang memberi solusi (tetap perlu diingat solusi itu juga datangnya melalui “Sang Maha Pemberi Solusi” melalui do’a yaitu Allah SWT). Saya menganggukkan kepala sebagai tanda setuju atas solusi yang ditawarkan melalui sales latter itu dan ditutup dengan tindakan memesan produk darinya.

Secara tak sadar daerah terlarang itu adalah “benak dalam hati”. Tempat bersemayamnya rasa cinta, sayang, bahagia dan perasan lainnya.

Ketika hasil copywriting-nya menghasilkan rincian solusi secara detail kepada pembaca sesuai dengan apa yang mereka cari, saat itulah “action” pembelian produk bisa terjadi.

Bila Anda menemukan sebuah opini lain tentang copywriting dari sebuah buku atau lainnya, silahkan sharing di kolom komentar blog ini.

Setidaknya kita sudah memahami sedikit tentang tujuan copywrting itu dibuat. Lalu, apa tujuan Anda ketika ingin membuat copywriting?

Sumber gambar : http://www.zealousweb.net

Related Post

{ 33 comments… read them below or add one }

madhysta January 14, 2009 at 7:25 am

meski saya tidak begitu mudeng dengan arti copywriting… tapi saya setuju , bahwa sesuatu yang keluar dari benak ahti yang paling dalam, itulah yang akan membuat suatu solusi dari suatu permasalahan.
Mas wawan… tolong kapan-kapan dibahas bagaimana menggali sesuatu yang berada jauh dalam benak kita….
terima kasih pak Guru… hehehehe..

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 7:26 am

Copywriting = seni menjual produk/jasa melalui kata-kata, melalui radio, media cetak dan televisi.

coba masuk ke link ini Mas, walau mirip dengan jawaban Mas(bagaimana menggali sesuatu yang berada jauh dalam benak kita….), tapi smoga bisa membantu..

http://wawanpurnama.com/2008/12/14/seberapa-cepat-kita-menulis-artikel-blog/

Ups..kita saling berguru Mas Mady..

Reply

madhysta January 14, 2009 at 7:29 am

satu lagi pak Guru… bersedia ga ya… pak guru gasih script coment yang ada — replay — nya

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 7:32 am

Nah ini yang namanya “sama-sama berguru” coba datang ke blog Mas Agung..saya juga belajar dari sana untuk komen ini..

ini link-nya : http://agunawanika.com/2008/12/reply-comment-to-exist-comment/

Kalau sudah jago utak-atik replay comment-nya jangan lupa kasih tau saya..

Reply

Umar Puja Kesuma January 14, 2009 at 3:25 pm

Huebat Mas pemilihan judulnya. Walaupun jauh dari aroma sastra, namun menyifati kaidah sastra yang multitafsir. Jadi memang betul, judul itu bisa diartikan secara subjektif tergantung siapa individunya.

Btw, saya ada sebuah pertanyaan masalah seni copywriting ini. Yaitu, apakah berhypo ria dan berbohong memang menjadi sifat dasar dari copywriting?
Karena dari beberapa pengamatan, dua hal itu masih kental terasa dalam sales letter. Dan tujuannya sangat jelas, yaitu membuat produk yang biasa menjadi luar biasa bahkan kalau bisa luaaaaar biasaaaa….

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 7:41 am

Ini enaknya ngeblog Mas, ga terikat sama EYD.

apakah berhypo ria [..]? antara berbohong dan tidak itu beda tipis Mas..Seni copywriting dapat menghasilkan tulisan yang menghipnotis..karena itu harusnya tak sembarangan menggunakannya.
Syarat penggunaannya : “produk”-nya harus benar2 berkualitas, Nah kalau tdk jadilah copywrting yang menipu.

Bagaimanapun juga ilmu yang bermanfaat akan menjadi jahat kalau jatuh ketangan “oknum”..

Wow..kritis juga nih Pak Guru..

Reply

Umar Puja Kesuma, S.Pd.u January 16, 2009 at 6:27 pm

hypo = istilah ngetren dari hiperbola

nah, tentang hiperbola ini pasti mas wawan sudah akrab sekali. Btw, hiperbola sepertinya sudah menjadi resep wajib sales letter ya Mas?

NB:
1. Lagi sibuk apa nih kawan kita? beberapa komen lambat respon.
2. Hehehe…nggak nyangka ngerti juga “duku komering”. Mau dikirim berapa karung Mas? orisinil palembang punya lho!

KLIK BISNIS GURU : Your Partner Success

Reply

Wawan Purnama January 17, 2009 at 11:16 pm

Tapi wajibnya bersyarat Mas..Maap sudah dua hari siapin presentasi final program penggajian ke customer..

Ditunggu ya “comeringnya” kalau lagi dinas ke jakarta..ga usah nginep dihotel..ditempat saya aja..asal bawa duku :)

Reply

Ricky Nova January 17, 2009 at 8:39 pm

Menanggapi komentar mas madhysta, saya setuju dengan mas wawan, hyperbola disini mmungkin yang saya maksud bukan berarti berbohong mas tetapi lebih enaknya bila kita mengatakan memadukan/mempermainkan kata” supaya bisa menghipnotis pengunjung..itulah pentingnya menguasai bahasa” marketing mas :)

Sebagai contoh misalnya katakan lah saya pernah mendapatkan 1 juta dalam sehari melalui internet, maka bila saya katakan seperti ini :
- saya mendapatkan 1 juta/per-hari lewat bisnis internet.
apakah itu bohong ? ya itu bohong,seakan” setiap hari saya mendapatkan 1 juta.

Tapi bagaimana bila saya katakan :
- saya mendapatkan 1 juta/se-hari lewat bisnis internet.
apakah itu bohong? saya rasa itu tidak bohong, karena saya memang -pernah- medapatkan uang 1 juta dalam sehari.

Kurang lebih permainan kata” seperti itu mungkin bisa dikatakan hyperbola..bedanya tipis ya mas antara bohong sama ngga -seperti yang dikatakan mas wawan :)

-salam sukses-

Reply

Wawan Purnama January 17, 2009 at 11:18 pm

boleh juga 1jt seharinya..tapi pakai cara yang jujur dan fair ya..
Wow hebat..selamat ya sudah pernah dapet 1 juta sehari..

Reply

zams January 14, 2009 at 10:58 pm

Saya juga merespon apa yang dikomen sama mas Umar:menurut saya pribadi, sesungguhnya copywriting yang dapat masuk daerah terlarang adalah yang ditulis dengan hati juga. Hati di sentuh dengan hati. Jadi kejujuranlah yang membalut copywriting itu menjadi super dasyat.
Kita harus meniru cara Rasul kita berdagang. Luar biasa.
BTW saya ada ebook tentang tentang marketing tapi banyak membahas soal sales letter dan copywriting. sayang belum selesai baca. English version, mungkin mas wawan juga punya. judulnya: The Greatest
Marketing Secrets of the Ages, babnya:
· Instant Sales Letters
· Instant Internet Profits
· Mind Motivators
· Web Copy Secrets
· Instant Marketing Tool Box
· 33 Days to Online Profits
· Million Dollar Emails
· Autoresponder Magic

Sayangnya saya belom bisa kasih komen tentang buku ini, baru satu dua halaman. blom ngerti betul, maaf. Klo belum punya bisa tak e-mailkan, barangkali penting

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 7:48 am

“Hati di sentuh dengan hati” Betul itu..Perhatian. Hati-hati menggunakannya!

cara Rasul kita berdagang : Insyallah MAs saya mencoba ikut cara berdagangnya. Biar berkah. Diawali dengan baca buku “Beralih menggunakan Mata uang Dinar” bukunya bagus Mas..nanti saya review..

Boleh Mas Zams. Saya terima dengan senang hati..saya coba barter dengan contoh surat penjualan fenomenal dari “Robert Colier”(English ver). Mau?

Reply

zams January 15, 2009 at 10:11 am

Tentu mau mas.. Nanti ya saya kirim. Tak cari filenya sik

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 10:31 am

Terimakasih Mas..

Moga Kita bisa saling review dan terapkan..

Reply

LINGGAWATI SAPUTRA January 14, 2009 at 11:54 pm

Halo Mas Wawan, lam kenal yach…
Copywriting dan sales letter memang memegang peranan penting dalam memperkenalkan produk/program. Intinya bagaimana menyentuh hati dan pikiran orang sehingga mereka bisa membaca sambil manggut-manggut, lalu mengisi form pembelian. Saya juga sedang belajar membuat sales letter yang lebih bagus.
Kalau ada waktu mampir ke blog saya ya Mas…kalo boleh pengen tukeran link nih sama Mas Wawan. Trims..

Linggawati Saputra
http://www.inhousebusiness.com

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 8:22 am

Yup..itu dia penjelasan yang mudah dipahami tentang copywriting.

Silahkan Mbak Lingga..sebetulnya kita juga dah saling kenal..
Dengan senang hati Mbak..link Mbak jg ta’pasang nanti..

Reply

jpurnomo January 15, 2009 at 9:51 am

Selama 2 bln lebih saya ngeblog dan berkunjung ke blog rekan-rekan semakin menambah ilmu pengetahuan, antara blog yg satu dgn yg lain saling melengkapi.

Begitu juga artikel yg mas wawan tulis, membuat diri ini semakin tercerahkan akan ilmu..

“Secara tak sadar daerah terlarang itu adalah “benak dalam hati”. Tempat bersemayamnya rasa cinta, sayang, bahagia dan perasan lainnya.”

Sadar tidak sadar roh (sifat2) Allah ada dalam hati setiap manusia, bahkan ketika manusia itu belum terlahir.

Puitis sekali anda menuliskannya, trims.. sangat bermanfaat dan mengingatkan saya.

Salam

Reply

Wawan Purnama January 15, 2009 at 10:32 am

Ini yang saya harapkan Mas..kita bisa saling melengkapi.

Lho, bukannya lebih puitis Mas Pur..hehe..

Sadar tidak sadar roh (sifat2) Allah ada dalam hati setiap manusia, bahkan ketika manusia itu belum terlahir.

Reply

Arief Maulana January 15, 2009 at 1:08 pm

Sedahsyat apapun salesletter/copywriting Anda, tanpa dilandasi kejujuran (bombastis penuh kebohongan), tidak akan ada berkah dalam setiap penghasilan yang masuk. Efeknya :
1. Bisnis And surut
2. Kalaupun jalan, hidup ngga tenang karena yg masuk “haram”.

Jadilah problem solver bagi orang lain.

Sumber ref : rahasia bisnis rasulullah (insya allah kedepan saya kupas satu persatu di blog)

Reply

Wawan Purnama January 17, 2009 at 11:24 pm

Bagaimanapun etika “kejujuran dalam bisnis ga boleh hilang Mas..

Ditunggu “Rahasia Bisnis Rasullulah-nya..

Reply

onabunga January 15, 2009 at 5:25 pm

sentuhlah dia tepat di hatinya….(Ari Lasso).

hmm, kredibilitas seorang copywritter memang dipertaruhkan di hasil karyanya. sepakat Mas Arief, semua akhirnya kembali ke pilihan kita.

nice post..

Reply

Wawan Purnama January 17, 2009 at 11:25 pm

Halah..comentar juga masih bisa puitis juga.. :)

Terimakaasih mbak ona..

Reply

zams January 15, 2009 at 7:57 pm

Oh ya mas emailnya mas wawan tolong kirim ke e-mailku= zammax60@yahoo.com
ya.. Sedang online gak ya..

Reply

Wawan Purnama January 17, 2009 at 11:26 pm

Terimkasih MAs..saya sudah terima ebooknya..semoga Mas juga sudah terima ebook dari saya juga

Reply

sumartono January 16, 2009 at 10:16 am

Asal yakin bahwa salesletter kita bermanfaat bagi khalayak banyak, tidak hanya mementingkan profit semata. Maka tidak ada alasan untuk tidak GO, “the show must go on”

Reply

Wawan Purnama January 17, 2009 at 11:27 pm

Amin..Jadi kita harus yakin kalo penawaran kita bermanfaat kan Mas?

Reply

MasterClickCom February 12, 2009 at 11:21 am

Baru kali ini saya datang ke blog Anda. Terasa nyaman sekali sambil membaca topik Copywriting Anda. Salut buat Anda.

Reply

MemeY February 12, 2009 at 12:11 pm

ini kunjungan pertama saya, ke blog ini..kebetulan saya lagi cari artikel seputar copywriting…makasi ya…

Reply

Wawan Purnama February 12, 2009 at 7:29 pm

@MasterClickCom
Terimakasih Master..

Reply

Wawan Purnama February 12, 2009 at 7:31 pm

@MemeY
Terimakasih kembali..salam kenal Mbak Memey..semoga kerasan dengan sajian tulisan di blog ini

Reply

dilemma March 17, 2009 at 2:26 pm

Nice work, keep it up. Cheers.

Reply

Edwin May 17, 2010 at 1:46 pm

Menarik artikelnya. saya rasa, untuk bidang apa pun kejujuran adalah mutlak, tak terkecuali copywriting. Dan saya percaya dengan memahami konsumen dengan baik, maka tulisan (copy) yang dihasilkan pasti mempersuasi konsumen dengan lebih baik. Memahami konsumen di sini berarti mengerti kebutuhan, solusi permasalahan dan termasuk juga ‘bahasa’ yang mereka gunakan. Implementasi pemahaman terhadap konsumen lah yang saya kira menghasilkan apa yang disebut ‘menyentuh hati dengan hati.’
Salam…

Reply

Wawan Purnama June 4, 2010 at 9:34 am

@Edwin, Trimaksih opininya Mas..
CopyWriting Jujur ga bakal bikin rezeki seret deh.. Tapi sayangnya orang rela boong buat dapet rezeki..
Pakai thesis juga nih

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: