Persoalan Pembaca Blog

by Wawan Purnama on 21 December 2008

Bayangkan apa yang terjadi jika Anda berkesempatan menjadi seorang aktor laga film laga?.

Keperkasaan pada setiap pertarungan mampu merebut perhatian penonton. Tidak sampai disitu. Dalam dunia nyata Anda mendapat sambutan meriah dari para fans Anda.

Beberapa waktu lalu, saya meluangkan waktu sejenak untuk menonton film laga yang sangat memukau. Bahkan film itu mampu  manahan mata saya untuk berkonsentarsi penuh selama satu jam. Padahal kami telah menontonnya beberapa kali. Begitupula dengan rekan saya lainnya.

Sebut saja BW. Dia adalah seorang aktor laga yang dalam setiap seri film berperan sebagai seorang jagoan yang bersusah payah melawan kejahatan. Pendamping setianya hanyalah ceceran darah pada sekujur tubuhnya.

Seperti yang digambarkan dalam adengan kejar-kejaran BW yang berada di keramaian kota. Detik demi detiknya membuat seluruh tubuh saya hampir tak bergerak sedikitpun. Jantung saya berdebar sejenak.

Singkat cerita, BW melaju kencang disebuah keramaian kota dengan mobilnya. Sebuah motor yang dikendarai mafia mengincar “sang hacker” yang berada dalam mobil BW . Aksi kejar-kejaranpun terjadi.

“Tananglah nak, darah ini takan mengalir sia-sia” semangat Bw pada seorang hacker berusia 20-an yang berada disampingnya dengan wajah pucat pasi dan kedua tangannya memegang erat-erat dasbor depan mobil.

Bagaimana tidak, dia melaju dengan kecepatan 100 km/jam melawan laju arus balik kendaraan dalam sebuah lorang sepanjang 1 Km. Kepanikan semakin terjadi saat sebuah motor mafia berhasil mendekati mobil BW.

Lampu kiri belakang mobil BW hancur dihujani peluru “machine gun” milik mafia itu.

Sekuat tenaga BW menghindari setiap rentetan peluru yang dimuntahkan sembil tetap berkonsentrasi dengan mobil yang berada di depannya.

Beberapa detik kemudian…”Brakkk.., Bumm…” suara keras terdengar. Langkah mobil yang dikendarai BW terhenti. Dia menabrak sebuah truk besar yang melintang didepannya. Sementara mafia bermotor siap menembaknya dalam jarak 100 m lagi. “Arggggh…” BW mengerang kesakitan sembari memegang lengan kanannya..

Sementara itu kepanikan terus melanda perasaan si hacker.

“Hai nak, berlarilah terus ke depan agar motor itu mengejarmu!!” perintah BW . “Apa?!”, kau jadikan aku umpan peluru-peluru jahan*m itu??!!” bantahnya.

“Aku sengaja menjadikanmu umpan, tapi tak sebodoh yang kau kira. Berlarilah disela-sela mobil itu agar bajin*an itu tak mudah menembaki kau…, aku akan mengurisi si bedebah itu ketika tepat melewati sisi mobilku ini!!” hardik BW yang memecah raungan puluhan mesin mobil dalam lorong.

Rencana mulai dilakukan. Si hacker yang menjadi target para mafia itu berlari kearah yang direncanakan. Pada saat yang ditunggu-tunggu, BW mampu melumpuhkan mafia itu, dengan perhitungan matang. Pintu mobil sebelah kanan dibuka bersamaan pada saat motor tepat melewati di sampingnya. Aha… sesuai harapan, motor menabrak pintu mobil. Dia terpelanting jauh kedepan.

Sebelum menulis cerita tadi saya bercerita pada dua rekan saya. Dia begitu antusias pada setiap tahapan cerita film saya tadi. Terbukti dari cara dia mendengarkan dengan penuh konsentrasi. Tanpa memotong pembicaraan dan hanya mengucapkan kata-kata keingintahuannya saja. “Terus..lalu,,”.

Terlebih lagi saya menceritakannya dengan gerakan mimik dan tangan yang seolah-olah menggambarkan setiap aksi memukau yang diperankan BW. Saya memang sengaja ingin membuktikan sebarapa pengaruh isi cerita dan bagaimana menceritakan sebuah cerita terhadap minat pendengar.

Cobala berkunjung ke toko buku. Ada bagian dimana sekumpulan anak-anak berebut membaca buku cerita heroik kesukaannya. Penuh dengan cerita pertarungan dan petualangan mendebarkan.

Menerapkan riset kecil mengenai sebarapa pengaruh isi cerita dan bagaimana menceritakan sebuah cerita terhadap minat pendengar kedalam tulisan blog sangatlah menarik.

Mencuri perhatian pembaca dengan kalimat-kalimat yang penuh dengan konflik pada setiap paragraf adalah pilihan yang baik. Seperti pada cerita film tersebut misalnya. Cobalah sisipkan beberapa kalimat yang bernada konflik atau kontroversi. Setidaknya perhatian pembaca bisa Anda curi seketika.

Pikirkan bagaimana sutradara film action mampu merebut perhatian penontonnya. Semua adegannya diliputi dengan konflik. Penonton rela membeli tiket film di bioskop. Bahkan Antri. Walaupun versi bajakannya tersedia secara gratisan.

Ini uniknya karakteristik penonton dan pembaca. Mereka rela meluangkan waktu menonton, membaca dan membeli tiket dengan  menikmati kualitas film dan bacaan berupa adegan-adegan menarik, kisah romantis dan dentuman speker dalam ruangan teater. Bahkan alunan musik lembut mampu memancing air mata mereka.

Ukuran kualitas sebuah artikel dapat dilihat saat pembaca mampu menyelesaikan setiap kalimat yang kita tulis sampai selesai. Saya sependapat dengan pertanyataan itu. Kita semua mengharapkan demikian, bukan?

Memikirkan apa yang dibayangkan pembaca, apa yang dibutuhkan pembaca sangatlah penting. Buktikan ini. Sebagai pembaca kita hanya bertujuan seperti :

  • Kita akan terus membaca kalimat per kalimat saat tulisan itu menarik.
  • Kita hanya akan mencari apa informasi penting dari tulisan itu. Sehingga kita akan mengarahkan perhatian mata kita pada bagian tengah atau melewati beberapa paragraf saja.
  • Atau….. pembaca hanya membaca judul Anda dan meninggalkannya. Perlu sama-sama kita sadari, urusan pembaca tidak hanya membaca artikel kita saja. Jadi tarik perhatian mereka atau mereka pergi. Itu saja. Titik.

Berusaha membuat materi yang berkualitas, bermanfaat dan sampaikanlah secara bersemangat inti pesan yang ingin disampaiakan dari artikel ini.

Tujuannya tidak lain mengasah kemampuan menulis yang memukau pembaca.

Ok..sampai di sini saya menanamkan kalimat ini dalam benak saya..

“Waktu berharga, jadi buatlah tulisan berkualitas dan bermanfaat”.

Agar tetap ingat saya mengulanginya sekali lagi..

“Waktu berharga, jadi buatlah tulisan berkualitas dan bermanfaat”.

Berbagilah pengalaman menulis Anda diblog ini.  Sekecil apapun pengalaman Anda sangat membantu saya dan teman-teman blog lainnya saat sedang menjadi “Pujangga Cyber”..

Buat saya, inspirasi datangnya justru dari pengalaman menulis teman-teman blog.

Salam SEMANGAT !!

===============

Diam-diam saya meletakan gambar seorang aktor laga di kanan atas agar Anda juga ikut membayangkan sepak-terjangnya dalam sequel “DIE HARD 4.0″.

Bukankah baik bila bisa menggiring fikiran dan perasaan pembaca saat membaca tulisan kita?

===============

Related Post

{ 20 comments… read them below or add one }

umar hadi December 21, 2008 at 5:16 am

Memang kadangkala sesuatu yang kita idolai akan banyak membrikan kita inspirasi, tak terkecuali aktor laga seperti yang mas ceritakan

Oh ya..ngomomg2 soal tulisan… saya juga baru posting lho ! silahkan bagi teman-teman semua yang ingin sharing bersama untuk berkunjung di http://www.kuncimarketing.com

Saya tunggu partisipasi anda

#Wawan Purnama : Sebetulnya tidak usah jauh-jauh ke luar negripun bisa mas. Dari yang terdekat saja. Siapa? Mas Umar dan kawan-kawan bloger lainnya itu buat saya sudah cukup memberikan inspirasi yang berlebih untuk menulis di blog..

Reply

umarpujakesuma December 21, 2008 at 7:15 pm

Ckk…ckk…ckk…
Betul-betul SEMPURNA

Sebuah kombinasi harmonis antara teori dan praktik.
Tulisan anda bagaikan sebuah magnet yang langsung langsung memaksa dua bola mata saya untuk tidak berpaling hingga kata terakhir.
Jujur Mas, senang saya membaca tulisan dengan karakter seperti ini.
Sepertinya saya perlu sering berkunjung ke sini dan belajar banyak dari anda dalam hal teknik menulis.

Jangan bosan juga mengritisi tulisan saya di
blog BISNIS GURU agar tulisan saya bisa sebaik tulisan anda.

salam istimewa dari BISNIS GURU

#Wawan Purnama : Proses belajar Mas Umar. Untuk Menjadi “Pujangga Cyber”. “Pujangga Cyber” yang bisa membuat Surat Penjulan Ampuh..Mohon kritikannya juga untuk tata kalimat yang sulit dimengerti..

Reply

adi wardana December 21, 2008 at 8:12 pm

YUP MEMANG mas kita akan mempunyai kredibilitas karena apa yang kita tulis dan dari kekuatan informasi artikel yang kita berikan kepada pengunjung kita.

#Wawan Purnama : Benar Mas Adi..sering saya membaca artikel memiliki tema bagus tapi kekuatan informasi artikel tidak sampai ke dalam benak pembaca. Padahal rata-rata orang membaca dalam hati. Sebenarnya itu sedah mendekati saraf otak pembaca..

Reply

Arief Maulana December 22, 2008 at 11:24 am

Bagus filmnya. saya juga udah nonton.
Istilahnya dalam dunia trainer, story telling ability.
Yaitu kemampuan bagaimana kita bisa menceritakan sesuatu dan orang menjadi tertarik.

Bentuknya bisa macam-macam. Bisa tulisan maupun lisan.
Dengan latihan yang sering, Maka Anda akan menjadi “pembicara” yg hebat.

#Wawan Purnama : Tepat “STORY TELLING ABILITY”. Blog ini tujuannya simpel Mas. Buat menunjukan pada pembaca, bahwa menulis dibloging bukan cuma sekedar cuap-cuap tidak karuan. Tapi menulis diblog juga mempunyai tantangan tersendiri. “Bagaimana mendapat simpati pembaca? Hanya itu.

Reply

jpurnomo December 22, 2008 at 1:44 pm

Saya akan koreksi tulisan Cerita anda (karena anda yg minta..)

“Rencana mulai dilakukan. Si hacker yang menjadi target para mafia itu berlari kearah yang direncanakan. Pada saat yang ditunggu-tunggu, BW mampu melumpuhkan mafia itu, dengan perhitungan matang. Pintu mobil sebelah kanan dibuka bersamaan pada saat motor tepat melewati di sampingnya. Aha… sesuai harapan, motor menabrak pintu mobil. Dia terpelanting jauh kedepan.”

Supaya pembaca tahu yg direncanakan BW, maka seharusnya rencananya diulas dulu didepan jadi pembaca mengetahui rencananya. Sebelumnya anda belum mengulas dulu kan rencananya ?

kalo tidak kata rencana diganti dgn yg lain mis: taktik dll gimana?, karena asumsi kata “rencana” tidak dpt dilakukan dgn spontan dan mesti dijabarkan terlebih dahulu

secara menyeluruh tulisan cerita anda sudah cukup berkwalitas dibanding saya..hehehe, Trims

#Wawan Purnama : Thx. Masih perlu banyak latihan Mas. Tapi kalau saya memang berkualitas, idenya dari tulisan Mas Purwanto gimana?..Berarti kita sesama teman bloger bisa saling mengisi ya..
Anda teliti sekali Mas. Trimakasih koreksinya..”ini buktinya bahwa saya juga harus memperbanyak “Bank Kata-kata” agar setiap kata-kata memiliki makna yang mudah diserap pembaca..sekalipun anak kecil.

Reply

zams December 22, 2008 at 5:11 pm

Saya stuju sekali bahwa waktu pengunjung harus terbayar oleh manfaat yang diberikan oleh tulisan kita, bahkan kalau bisa malah melebihi ekspektasi mereka. Itulah memang yang harus kita latih .. http://zam-sy.blogspot.com

# Wawan Purnama : Sebuah kepuasan Mas, kalau kita bisa memberikan manfaat pada pembaca. Lewat tulisan tentunya.
Andaikan ada burung Beo yang pandai mengucapkan kata-kata “Apa manfaat tulisanmu untuk pembaca?” terus menerus berulang-ulang selama kita menulis.
Setidaknya kita tidak egois menuliskan sesuatu yang hanya memuaskan diri kita saja. Tak ada salahnya jika benak kita ditanamkan pertanyaan berulang-ulang seperti burung Beo tadi. Sepanjang kita menulis.

Reply

yanuar December 22, 2008 at 7:23 pm

hebat deh wah mas wawan, boleh nich jadi sutradara film action.hehe..oya linknya udah dipasang balik mas..

salam sukses selalu ya..

#Wawan Purnama : Bisa aja Mas Yanuar ini..saya nggak punya modal kepintaran dan materi Mas. Cukup jadi “pujangga cyber” aja Mas..trimakasih atas linknya.. Sukses juga bisnis internet marketingnya Mas Yanuar

Reply

sumartono December 22, 2008 at 9:19 pm

Dari gaya bahasanya sepertinya saya sedang membaca cerpen. Coba mas bikin lagi dengan topik yang berbeda, saya yakin pasti ada media yang sudi memuatnya.
Ohya sama mas, he..he..he kalau saya resapi tulisannya sepertinya saya sedang membayangkan jadi BW.
Salam sukses mas, saya tunggu artikel lainnya.

#Wawan Purnama :Berarti saya berhasil menghipnotis Mas Sumartono donk..Saya cuma ingin membuat suatu bukti pada pembaca blog, bahwa menulis blog itu memang sungguh-sungguh sekalipun dengan logat daerahnya masing-masing..Terima kasih..

Reply

mr-mung December 23, 2008 at 12:51 pm

salam kenal juga mas wawan… salam kenal dan salam sukses selalu…

#Wawan Purnama : Terimakasih kunjungan Mr-Mung..Suksesnya buat teman blog semua juga..

Reply

yanuar December 23, 2008 at 7:06 pm

berkunjung lagi nich mas, semoga gak terganggu..hehehe

salam sukses selalu untuk semuanya

#Wawan Purnama :Terimakasih. Semoga nyaman dengan sajian infonya..

Reply

luthfi fuadi December 23, 2008 at 7:32 pm

mas..met malam
ngomong2 saya lagi butuh trafik pengunjung
dalam rangka menjalin silaturahmi kita saling tukeran link yu mas..
numpang lewat mas…ditunggu balasannya..

#Wawan Purnama : Silahkan Mas Lutfi..Terimakasih sudah mampir..

Reply

onabunga December 23, 2008 at 9:25 pm

kulo nuwun….
wow… inspiratif banget Mas. harus banyak belajar neeh.

#Wawan Purnama : Lho gimana ini, saya buat tulisannya juga terinspirasi dari tulisan Mbak Ona. Berarti, sama-sama belajar dong..Terimakasih kunjungannya Mbak..

Reply

Arief Maulana December 24, 2008 at 10:48 am

mas, terima kasih sudah membeli masterwordpress lewat saya. Btw linknya sudah saya pindahkan ke link member affiliate.
Bonus,segera saya kirim.

#Wawan Purnama : Sama-sama Mas..Anggap aja itu sebuah pelajaran dan hasil dali “Kredibilitas = Kepercayaan”..semoga ini bisa menjadi pelajaran buat teman-teman netter..

Reply

Ruli Saputri December 24, 2008 at 11:20 am

Salam Kenal Saja…

#Wawan Purnama : Terima kasih kunjungannya..jangan lupa balik lagi ya..

Reply

aruta December 24, 2008 at 5:37 pm

wow semakin lama pujangga cyber makin mantabs, gimana materi blognya dibikin video aja biar emosi pengunjung ikut terbawa. jd kan lebih seru..hehe

#Wawan Purnama : Wah..saya IKJ aja ga lulus. Mana bisa bikin film Mas..

Reply

yanuar December 24, 2008 at 6:43 pm

kunjungan malam hari…

#Wawan Purnama : Terima kasih Mas Yanuar..

Reply

sumartono December 24, 2008 at 8:44 pm

Malem mas wawan, linknya sdh ditulis di blog saya tanpa ijin..he,,he.. gak apa-apa kan?

#Wawan Purnama : Trimakasih Lho Mas..silahkan saja. Link Mas Juga akan saya tambakan dalam “Link Teman Bloger”

Reply

Gratis Ebook December 25, 2008 at 3:12 pm

Bagaimana ya mencari ide untuk menulis?

#Wawan Purnama : Terimakasih bayi, atas parodinya..Semoga menghibur saya..

Reply

weka August 4, 2010 at 11:19 pm

wiih terkagum2 bacanya sambil membayangkan yang nulis ini artikel yang panjang dan berkesan seperti hidup dan membuat aku gimanaaa gituu…

saluuut!!!

Reply

Wawan Purnama August 6, 2010 at 9:20 am

@weka, Lebah..(Lebay ah…) haha

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: