Saat membaca seluruh artikel ini Anda akan menemui pemecahan dari masalah Anda…
Gagasan berputar-putar disekeliling kepala kita, tapi sayang, tangan seolah tak kuasa untuk menangkap gagasan itu.Bahkan beberapa dari Anda telah mencoba sekuat tenaga membuka halaman blog Anda sendiri dan menuliskan kalimat pertama.
Ini hambatannya. Baru pada kalimat pertama saja kita sudah sibuk mengotak-atik kalimat agar terlihat pantas dibaca menurut kita sendiri. Ini memakan waktu, bukan?
Ketika pertama kali memposting blog ini beberapa teman blog pernah memberi motivasi “tulis saja tulisannya, jangan takut salah..” komentar dia waktu itu. Seolah memberi efek kejut pada diri saya. Setelah mencoba beberapa kali dengan menulis lalu saya simpan dalam draf, ternyata benar, bahwa untuk menulis kan gagasan hingga menjadi rangkaian kata-kata yang menarik pembaca, kita butuh beberapa kali untuk belajar menulis.
Walaupun saya bukanlah seorang bloger yang bisa menciptakan tulisan menarik, saya benar-benar ingin sekali memecahkan pertanyaan “Bagaimana cara saya untuk tetap menulis dan terus menulis tanpa sibuk untuk mengedit berulang-ulang kalimat saya?”
Dan sampai saat ini, inilah cara yang saya bisa saya simpulkan :
- Saya akan berusaha memulai dengan sebuah kalimat pembuka. bisa berupa ; Penting utuk Anda perhatikan bahwa…, Sebagaimana Anda ketahui… Silahkan Anda isi sendiri titik-titik tersebut dengan gagasan yang ingin Anda sampaikan, dan jari Anda Akan mengetik berdasarkan ilham dalam diri Anda. Biarkan ilham itu menuntun tangan Anda. Memang tulisan Anda akan terlihat kasar dan berantakan. Ingat jangan biarkan otak kita mengedit sebelum tulisan selesai dengan cara :
- Tujukan mata Anda hanya pada keyboard saat mengetik, bila perlu tulisakan secarik kertas yang ditempelkan pada monitor dengan tulisan Jangan Lihat!!, Jangan Lihat!!. Setelah selesai,
- Perbaiki susunan huruf dan perhatikan setiap kalimat dan paragraf agar sistimatis, “cut” dan “paste”-lah kalimat Anda agar terlihat lebih sistimatis. Kemudian, Ajaklah dialog pembaca Anda. Sebagai bahan referensi Anda bisa lihat setiap pertanyaan-pertanyaan Pak Joko Susilo yang menggugah pembaca dalam setiap Artikelnya.
Andai saja saya tidak memperdulikan pembaca saya dengan frekuensi permunculan artikel-artikel selanjutnya yang telah di tulis pada blok Pak Joko, saya akan menulis Artikel denngan membiarkan “si tuan Inspirasi” tadi dan mempostingnya setiap hari. Saya bersyukur dengan proses belajar ini. Mungkin langkah ini telah dipatenkan oleh para penulis ahli sebelumnya, tapi bukan berarti kita menconteknya. Tepatnya kita telah belajar sesuatu yang sangat dahsyat dari ahlinya.
Saat teringat 8 tahun yang lalu saya belajar gitar klasik pada Pak Arthur Saelangi, seorang yang saya kagumi karena kepiawaiannya bermain gitar klasik dengan lagu-lagu saat ini walaupun usianya sudah tidak muda lagi.
Pada suatu sesi latihan saya pernah dimarahi oleh beliau karena permainan gitar saya, ketukan nadanya tidak sesuai dengan notasi pada buku. Dia meminta memainkan halaman 15 lagu “La Palloma”. Beberapa menit saya memainkan gitar.
“Yang main gitar itu bukan jari, tapi hati!!, dibaca dong not-nya pakai hati, otak dan jari akan mengikuti dengan sendirinya” begitu marahnya dia mandengarkan permainan saya. Saya bingung kenapa dia tahu kesalahan saya, seperti kebiasaan sebelumnya pada setiap latihan dia mendengarkan sambil membaca koran tanpa melihat permainan jari saya pada gitar.
Saya ikuti sarannya, dan ternyata…. saya berhasil…wow..saya seolah tak percaya dengan teori beliau waktu itu, tapi sungguh hasilnya nyata. Dia memuji permainan “La Palloma” saya.
Inilah pesan titik baliknya : “lakukan semua pekerjaan dari dalam hati, maka kita akan mudah melakukannya”.
Tulisan inipun saya buat sedemikian rupa mengunakan ketiga langkah diatas. Beberapa kali saya menemui masalah pada awal saya menulis. Dalam perjalan inspirasi itu bisa saja muncul hingga saya bersemangat untuk segera menulisnya, saya nyalakan komputer, mencoba menulis kalimat demi kalimat.
Disini akar masalahnya, saya bisa bolak-balik ke kalimat itu-itu saja karena kurang puas dengan tulisannya, sampai pada saat saya merasa jenuh karena inspirasi saya terhalang oleh sikap yang ingin sempurna.
Sekedar sharing, kesuksesan bukan berarti harus sukses besar, tulisan pertama pada blog bukan berarti harus penuh komentar pujian, tapi bagaimana kita bisa menyelesaikannya dengan tulisan yang berkualitas. Seperti artikel-artikel Pak joko misalnya.
Bukan mustahil bagi Anda untuk menemukan cara-cara baru lagi untuk memancing inspirasi agar bisa keluar menjadi tulisan secepatnya.
Suatu ide yang cemerlang bila Anda mengkombinasikan ketiga langkah tersebut dengan Formula SMUO (Sistim Mesin Uang Otomatis) yang dirancang oleh Pak Joko. Sistim tersebut telah memberikan solusi bagi ratusan orang untuk memperoleh penghasilan lewat dunia maya secara baik dan jujur. Tidak hanya menulis blog sebagai kepuasan saja tapi bisa menghasilkan pendapatan tambahan yang mengejutkan dan ilmu yang tak terhingga dari dunia maya.
Apa pengalaman yang pernah Anda temui saat menulis?




{ 45 comments… read them below or add one }
Kayanya saya ngga ngerasa ada tips yg di tulis sama mas wawan kok. Ini semua terlihat seperti original tulisa mas wawan sendiri.
Salam Sukses,
BLOG MOTIVASI ARIEF – Support Your Success
MASTER ADSENSE – 100% FREE Smart Solution for Adsense Business
Sebelumnya salam kenal mas wawan,
Pass banget artikelnya, terutama bagi kita yang sedang belajar bikin post yang berkualitas. Salam sukses.
salut untuk tulisan yang berbobot dan up to date ini!
Baru belajar kok Mas Hengky, kan berkat tulisan bold Mas juga :”Don’t TALK.Start ACTION Now..”. Mas sumartono, Semoga artikelnya membantu..sekedar sharing..
Mas wawan, artikelnya anda menarik sekali,
Banyak dari kita-kita ini punya gagasan & ide mau buat tulisan, tapi begitu pegang keyboard jadi bingung, mau nulis apa ya? kok cara merangkai dan menyusun kata atau kalimatnya mendadak hilang.
Bolak-balik dibaca lagi, takut ada ejaan dan susunan kalimat yang nggak tepat.
Tulisan anda bisa menjadi panduan buat kami nich… yang masih seujung jari ilmunya soal tulis-menulis…hehehe
Siip dech.. Trims
Sama-sama belajar yah…ditunggu pengalamannya dalam menulis blok dari teman-teman bloger di blog ini..
Luar biasa, tipsnya fresh banget buat saya.
Kalau sebelumnya saya menggunakan teori BERAK ketika menulis artikel. Setelah membaca artikel anda sepertinya saya perlu mencoba teori baru dari anda. Karena belum dikasih nama teorinya, gimana kalau saya usul namanya teori TUTUP MONITOR atau teori CUEKIN MONITOR hehehe…
bagus banget mas, inspirasi buat saya.
Salam Istimewa by BISNIS GURU
Nice article mas. Memang susah ya nulis tuh. Kadang kita pikir bagus, ternyata malah kaku klo dibaca.
Perlu belajar memang..
BTW, themenya sama dg yg saya pke sblm sy ganti awal bln ini. Blog mas Joko jg pke ini, cuma sdh modified.
Sukses terus mas Wawan. :D
Artikel anda menjadi suatu pencerahan, MENULIS PUN HARUS DENGAN HATI. Bekerja/Berbisnis, mengurus keluarga, memasak bahkan membuat teh sekalipun jika dengan hati tulus dan bersih akan lebih terasa nikmat…
#Mas Umar: Silahkan kasih nama apa saja mas, yang penting hasil tulisannya bermanfaat. Saya tunggu artikel terbaru Mas Umar..kalau Mas temukan cara baru segera kabari kami..
#Mas Abbie:Betul Mas, saya suka gregetan sendiri, beberapa cara sdh saya coba, saking gregetannya nulis nggak rapi-rapi, saya matiin deh itu monitor..Saya suka themenya simpel dan nyaman untuk dilihat mata pembaca.Trima kasih Mas Abbie sudah berkunjung..
#Bu Yanti:Trimakasih Bu Yanti, sama-sama masih perlu banyak belajar dari tulisan blog teman2. Bener Bu, Contoh kecil saja, kalau hati lagi kesel lalu bikin teh, teh itu juga ga akan karuan rasanya Bu..kok bisa begitu ya :)
kunjungan balik mas … saya haus ilmu maka tulisan mas wawan sangat membantu. pada saatnya saya menulis ya begitulah … namanya juga belajar.
saat ini saya membuat tulisan begini … Joko Susilo orang yang tamak-kah engkau?
boleh kasih kritik deh. saya tunggu
Memang untuk menulis butuh wawasan juga yah, banyak baca. Cari literatur sebanyak-banyaknya kali yah?
tips yg bgs…memang biasanya kesulitan dlm mulai menulis..
#Wan : ada alternatif buat yang malas baca. Banyak belajar dari orang lain..Trima kasih atas kunjungannya Mas Wan..
#Aruta : Semoga terbantu dengan sharing ini Mas Aruta. Trims atas kunjungannya..Kabari bila ada artikel terbaru dari Mas Aruta. Tips teknisnya bisa jadai inspirasi buat expan blog saya..
Biar nulis enak, mungkin perlu diinget kembali apa tujuan kit menulis.
Tujuan utamanya adalah menyampaikan informasi kepada pembaca. Nah biar enak, bahasanya disesuaikan aja dengan bahasa sehari-hari. jangan terlalu mempermaslahkan EYD.
Yang penting Anda enjoy, pembaca pun senang.
Kalo mau cari tahu rahasia penulis top, check di
http://www.PenulisBestSeller.co.cc
Masukan yang menarik. Thx infonya..Saya belum kenal profil penulisbestseller Mas. Kalau yang punya produk itu Mas Arif. Mungkin saya akan beli. Karena sedikit banyak kenal personal Mas di web. Bukankah TDW pernah berkata: “belajarlah dari yang terbaik”. Maaf bukan maksud meragukan keahlian sang pemilih situs penulisbestseller lho..
hehe.. iya ya nama kita mirip, inisialnya sama pula “WP”. thx for visiting ya.. :-)
Salam kenal ya mas.. terima kasih atas kunjungannya dan silaturrahimnya. BTW saya jadi malu setelah baca artikel mas yang bgus..saya link ya mas
Sama-sama belajar, tuker pikiran berbagi pengalaman bisnis mas.
#Mas Zams : Ga perlu malu Mas Zams, saya masih keliling2 blog teman-teman untuk belajar tulisan mereka yang bisa menahan mata saya beberapa menit. Seperti blognya Mas Zams sendiri misalnya. Tadinya saya mau coment di tulisan “silaturahmi bloger” tapi ditolak terus. Mungkin koneksi internet saya kali ya. Silahkan Mas, punya Mas juga akan saya link. Namanya juga “silahturahmi Ala Blogger” ..
#Mas Janur : Trimakasih telah mampir di blog ini. Produknya punya prospek bagus tuh Mas. Biar penjualannya meningkat, perlu edukasi masyarakat. Tinggal tulis penjelasan/ surat penjualan pakai kata-kata yang mumpuni. Coba baca tag/tulisan di header blog ini deh. Tentang kata-kata.
Menindak lanjuti profil sang Penulis Best Seller.
Saya adalah murid beliau. Dari panduan beliau saya bisa membuat beberapa ebook (contohnya lihat di http://www.MotivasiArief.co.cc – blog lama).
Saat ini pun sedang mengerjakan 2 buku lagi untuk dikomersilkan.
Murid lainnya, Mas Agung (www.Agunawanika.co.cc).
Makanya sangat saya rekomendasikan untuk rekan-rekan yang belum bisa menulis.
Btw, kapan neeh artikel baru muncul?
Kalau gue rasa engga pernah kesulitann untuk membuat sebuah artikel…pokoknya tulis aja yang ada di kepala.
#Mas Arif : Segera Mas..ok saya tindak lanjuti dgn pembelian dari mas Arif..Ditunggu secepatnya launcing produk Mas Arif..
#Blogngeblog : Sip..itu yang kita mau..bisa langsung tulis..mungkin saya dan kawan-kawan masih perlu banyak belajar untuk sebuah tulisan berkualitas..
Wah wah wah…
artikelnya banjir komentar, TOP BGT dah.
Wawan Purnama gitu loh, hehehe… Cepetan dirilis artikel terbarunya, Mas. Saya siap menghadang hahaha…
oya, saya kurang mengerti saran anda di Bisnis Guru, Mas.
salam istimewa by BISNIS GURU
Maaf mas wawan, tadi wp saya mang rada eror, jadi komentnya ga bisa.
Tpi udah tak betulin. Trims masukannya.
silahkan kalo mau komentar lagi di :
http://ariefmaulana.com/bisnis/3-level-pebisnis-online
wah..keren deh , salam kenal ya mas wawan, boleh dunk ni tukeran link..
http://www.yanuarmotivasi.co.cc
#Wawan Purnama : Trima kasih sudah mampir Mas..Ok..link Mas yanuar otomatis ditanyangkan..kunjungan balik….
wah artikel yang menarik mas. betul sekali saya setuju dengan spelling dan sistmasi penulisan yang baik juga perlu diperhatikan dalam menulis di blog. inspiring mas
adi wardana
http://www.adiwardana.blogspot.com
http://www.carabisnishot.co.cc
#Wawan Purnama : Intinya bagaimana kita bisa menghasilkan tulisan berkualitas..Keep Bloging Mas Adi
Mas Wawan salam kenal juga, artikelnya bagus sangat inspiratif..jangan lupa main ke blogku lagi…saya tunggu lho
#Wawan Purnama : “Sekedar sharing Mas Umar..” Ok lanjut silaturahmi…
#Mas Umar Pujakesuma : Ada dua nama “Umar”?! Oo..yang ini Umar Pak Guru..betul kan?. Trimakasih Mas Umar..sebagai rekan sesama member FB saya sangat berterima kasih atas kunjungannya selama ini. Sebetulnya inspirasi datangnya dari sekitar blog teman-teman juga..monggo di nikmati “sharing artikel terbaru”. Ok untuk saran saya segera meluncur ke TKP
Dear mas Wawan,
Wah mas he eh aja deh habis bagus banget tulisannya, bisa di link ni mas di tulisan saya, klo boleh lho,
Dan thanks atas comentnya di blog saya,
Ya kan mas sesuatu akan berbalik ke kita sendiri jadi sudah saatnya kita hargai dan puji diri kita atas segala yang sudah kita raih, bagaimanapun hasilnya yang penting perubahan yang kita lakukan.
Terimakasih,
By http://www.blogbisnismuklis.co.cc
Maaf mas salah tulis yang benar di sini lho http://www.blogbisnismuklis.co.cc
#Wawan Purnama : Trimakasih atas masukan, saran dan komentar di blog ini. Senang rasanya lihat komentar teman-teman semua..
Saya setuju dengan kata-kata Mas Wawan:“Seribu orang afiliate di internet masih kecil. satu orang marketer offline sudah terlalu banyak”
Salam ACTION!
ma kasih mas wawan… comen2nya meski lewat blog mas hengky….
saya harap mas wawan sudi meninggalkan comennya di blog saya….. hehehehehe…
O sudah mampir disini toh..Terimakasih Madhysta..lanjut ke madhysta.com..
terima kasih banget mas Wawan udah mampir, jangan kapok yah… saya terus mengharap dukungan mas… hehehehe…
Sama-sama mendukung Mas..
Luar biasa, tlisan ini sangat memotivasi pembaca.
@al-sabaliny
apalagi kalau ditambah action dari yang baca. Jadinya RUUUAR BIASA… :)
Salam kenal Mas Malik..Semoga sukses caleg-nya..Jangan lupakan Rakyat kalau sudah duduk dikursi DPRD
ternyata tidak gampang nulis di blog, nyari refenresinya aja lama, belum mikirin bunga-bunga tulisan, terus ngatur postingan…hmm…ternyata memang repot, tidak segampang yang kita baca, prakteknya susah…pa lagi kalo dateng penyakit males..waduh,,,gawat abis !
Akhirnya ketemu artikel yang saya cari.. terimakasih sharing-nya mas wawan. Sangat membantu untuk saya yang masih kesulitan buat menulis postingan di blog.
Akar masalahnya sama seperti yang mas wawan paparkan, sering bolak balik ke kalimat yang itu-itu saja karena kurang puas dengan yang sudah ditulis.
Salam kenal mas wawan, artikelnya sangat membantu :)
Monggo di praktekan. Kalau ada cara yang lebih manjur lagi jangan lupa disharing di blog ini..
{ 2 trackbacks }